Menjadi orang tua adalah perjalanan penuh cinta dan tantangan. Di tengah kesibukan sehari-hari, seringkali kita lupa bahwa hal paling sederhana seperti bermain bersama atau berbincang santai bisa menjadi memori paling berharga bagi anak. Psikolog keluarga Rayna Winata menekankan bahwa rasa aman, nyaman, dan kehadiran orang tua dalam keseharian adalah kunci utama membentuk pengalaman positif.

Momen Kecil, Dampak Besar

Rayna menjelaskan bahwa memori anak terbentuk secara bertahap. Bayi usia 0-1 tahun membangun rasa aman melalui pelukan dan sentuhan. Usia 1-3 tahun, anak mulai mengingat aktivitas rutin bersama orang tua, seperti membaca buku atau bernyanyi. Memasuki usia 3-5 tahun, memori jangka panjang mulai terbentuk, sehingga pengalaman menyenangkan akan terekam kuat. Di atas 5 tahun, anak bahkan bisa menceritakan kembali momen-momen tersebut dengan detail.

Tak perlu acara mewah, cukup luangkan waktu khusus 15-30 menit, tiga kali seminggu, untuk fokus bermain atau bercerita tanpa gangguan gadget. Inilah yang disebut special time—momen di mana anak merasa menjadi pusat perhatian.

Nutrisi, Fondasi Eksplorasi Si Kecil

Selain kehadiran emosional, asupan gizi seimbang juga berperan vital. Rayna menambahkan, “Nutrisi yang baik membuat anak lebih berani bereksplorasi dan menjaga mood tetap stabil, sehingga mereka siap belajar hal baru.” Susu pertumbuhan seperti Frisian Flag dapat menjadi pelengkap nutrisi harian, terutama bagi anak yang sulit makan.

Momfluencer Venny Alawiyah berbagi pengalaman menghadapi anak picky eater. Putrinya, Verecia, termasuk pemilih soal makanan. Venny pun berkreasi dengan menggabungkan makanan favorit Verecia ke dalam menu sehat. “Saya selalu libatkan Verecia saat membuat bekal pagi. Selain belajar, kegiatan ini jadi momen bonding yang seru,” ujarnya.

Tips Ciptakan Memori Indah di Rumah

  • Luangkan waktu tanpa gadget setiap hari, meski hanya 15 menit.
  • Libatkan anak dalam kegiatan sederhana seperti memasak atau berkebun.
  • Buat rutinitas menyenangkan, misalnya membaca buku sebelum tidur atau bernyanyi bersama.
  • Berikan pujian dan pelukan untuk memperkuat ikatan emosional.
  • Jadikan waktu makan sebagai momen berkualitas dengan mengobrol ringan.

Dengan kombinasi kehadiran penuh kasih dan nutrisi tepat, setiap langkah kecil akan menjadi kenangan manis yang menemani tumbuh kembang anak, kini dan nanti.

Reporter: Mutiara Salimah